PA Kotamobagu Hadiri Benchmark Kinerja Pengadilan Agama Sewilayah PTA Manado
Manado, 5 Desember 2025 — Pengadilan Agama Kotamobagu mengikuti kegiatan Benchmark Kinerja Pengadilan Agama Sewilayah Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Manado, pada Jum’at, 5 Desember 2025, bertempat di Aula PTA Manado (luring) serta melalui Zoom Meeting (daring). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI mengenai penetapan benchmark kinerja di lingkungan peradilan agama tingkat banding dan tingkat pertama, sekaligus pemanggilan peserta resmi oleh PTA Manado.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Yang Mulia Ketua PTA Manado, Drs. M. Arsyad M, S.H., M.H, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya benchmarking sebagai sarana percepatan peningkatan kualitas layanan dan penyeragaman standar kerja antar satuan kerja pengadilan agama di Sulawesi Utara.
YM Ketua PA Kotamobagu, Achmad N, S.H.I., M.H, Panitera, Maskuri, S.Ag., M.H dan Sekretaris, Tri Wahdiati Tokolang, S.Ag hadir secara luring sedangkan YM Wakil Ketua, Fahri Saifuddin, S.H.I., M.H dan Kasubbag PTIP, Irawati Mustafa, S.H.I., M.H bersama Operator hadir secara daring.
Agenda benchmark kinerja yang dibahas dalam kegiatan ini meliputi Reviu Indikator Kinerja Utama (IKU) 2025–2029, Reviu Rencana Kinerja Tahun 2026, Penyusunan dan kesiapan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 dan Penyusunan Rencana Aksi Kinerja (RAK) Tahun 2026.
Kegiatan ini juga menggarisbawahi pelaksanaan monitoring dan evaluasi tujuan kinerja agar penyusunan dokumen strategis tahun selanjutnya dapat berjalan lebih sistematis dan tepat sasaran.
Keikutsertaan PA Kotamobagu pada kegiatan benchmark ini menegaskan komitmen satuan kerja dalam memastikan keselarasan perencanaan kinerja dengan kebijakan nasional Mahkamah Agung, serta peningkatan mutu layanan publik yang berbasis akuntabilitas dan hasil (result oriented government).
Melalui forum ini, diharapkan implementasi rencana kinerja tahun 2026 dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, efektif, serta berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat pencari keadilan.
